“dan kami turunkan dari
awan, air hujan yang tercurah dengan hebatnya. Untuk kami tumbuhkan dengan air
itu biji-bijian dan tanam-tanaman. Dan kebun- kebun yang rindang” (Q.S An Naba’
14-16)
Sore
menjelang berbuka, setelah menyiapkan segala hidangan di meja aku sempatkan
untuk menengok si hijau yang rindang dan menyejukan rumah. Sebelumnya tanaman
hias di rumah kering dan banyak daun menguning lalu rontok. Memang waktu itu
musim kemarau dan para penghuni rumah sibuk dengan aktifitas masing-masing,
jadi nggak ada yang bisa merawat atau sekedar menyiram tanaman, kalau sempat
baru seminggu sekali. kekurang telatenan itulah yang menyebabkan tanaman yang
harusnya tumbuh menawan, berbunga cantik menjadi layu tak indah dipandang.
Aku
suka dengan tanaman, dan yang ingin aku tekuni adalah menanam berbagai macam
tanaman sayur seperti tomat dan cabai, selain aku suka pedas aku juga suka
tomat yang banyak khasiat. Tetapi lahan yang kurang dan aku juga belum tau cara
efektif, jadi masih asal tanam saja. Alhasil tanaman cabai tumbuh tidak
sempurna dan tanaman tomat juga tak pernah tumbuh, hehehe.. ketahuan nggak
bisanya. Tapi tetep nggak mau nyerah, pokoknya aku harus punya tanaman itu, kan
lumayan. Dari mimpi itu aku jadi suka merawat tanaman kembali, menyiraminya
rutin pagi dan sore, apalagi kalau akhir pekan, sebelum menguras bak mandi,
biasanya ada air sisa di kolam, daripada terbuang mending di angkut pakai ember
terus di sirami ke tanaman, capek sih, ribet juga kalau nggak pake keran, tapi
kan hemat air, hehe..
Ah...itu
sekedar cerita saja, sebenarnya yang ingin aku ceritakan disini adalah hubungan
antara tanaman dan perawatan pemiliknya. Secara ilmiah tanaman akan tumbuh dan
berkembang dengan sendirinya tanpa bantuan manusia, misalnya pohon pisang,
pohon kelapa, belum pernah saya lihat ada petani menyiram pohon itu. Nggak di
rawatpun mereka mmapu tumbuh sempurna dan menghasilkan banyak manfaat untuk
manusia. Yah tentu saja ini karunia Allah yang di berikan melalui air hujan,
cahaya matahari, iklim yang bagus, tanah yang subur. Dengan kerja sama komponen
alam itu membentuk siklus yang namanya proses fotosintesis dan lain-lainnya,
aduh kok jadi ngomongin pelajaran IPA yah?hehehe... pokoknya begitulah..
Tetapi
berbeda dengan beberapa tanaman yang membutuhkan perawatan dari si pemilik,
misalnya tanaman hias, sayuran dan padi pun butuh pengairan, pemupukan, agar
menghasilkan produk yang baik. Daun tanaman jadi nggak layu dan kering, rontok,
pokoknya jadi tumbuh subur, banyak daunnya, cantik dan bisa memperindah rumah.
Semua itu berkat perawatan kita.
Kalau
dipikir-pikir semuanya butuh perawatan, penyiraman, termasuk pohon pisang yang
tumbuh dengan sendirinya juga ternyata memiliki banyak bantuan dari komponen
lainnya.
Nah,
dari uraian tadi kita jadi banyak belajar. Tanaman itu seperti diri kita
sendiri. Kalau tanaman nggak disiram akan layu dan mati, kita juga begitu. Nggak ada siraman rohani yang masuk kedalam
jiwa kita. Hidup mengalir aja, flat. Nggak asik banget deh, pasti hati kita jadi gersang,
alah...alay..hihii.. tapi beneran. Hidup tanpa agama serasa hambar, bahkan
kalau agama hanya sekedar di KTP juga sama aja. Paling tidak melaksanakan
kewajiban itu sudah merupakan proses penyiraman rohani kita.
Sebenarnya
siraman itu tak sekedar siraman rohani, pada dasarnya kita tumbuh dan
berkembang membutuhkan faktor lain seperti halnya tanaman tadi, membutuhkan
faktor dari yang lain, motivasi untuk terus memperbaiki diri, tujuan,
cita-cita. Ibarat tanaman yang ingin menghasilkan produk yang baik para petani
menggunakan banyak cara, kultur jaringan, pemupukan, dan lain-lainnya.
Nah..sama dengan manusia untuk menjadi pribadi yang diinginkan dan menciptakan
tujuan kita pun sama, kita menyirami diri kita dengan mendekatkan diri pada
sang pencipta Allah SWT seperti sholat, membaca alQuran, belajar, mencari ilmu
yang bermanfaat untuk kita dan bisa kita amalkan. Banyak ternyata ilmu yang
bisa kita dapatkan, nggak hanya di sekolah, bahkan dengan menonton tivi juga
bisa. Sekarang banyak acara tv yang mengajarkan banyak hal. Nggak melulu
sinetron. Misalnya acara masak, talk show, berita investigasi yang bukan gosip
lho yaa..hihihi... intinya banyak hal yang bisa kita pelajari di sekitar kita.
Karena universitas kehidupanlah yang memberikan kita banyak pelajaran untuk di
ambil hikmahnya. Semoga kita senantiasa menjadi manusia yang berilmu dan
bermanfaat. Amiin.. J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar