Kamis, 01 Mei 2014

cinta sang kyai



Jum’at 18 Oktober 2013, menjadi kisah yang mengharukan bagi ku. Dua hari setelah pertunanganku, Mbah Akung menghembuskan nafas terakhirnya. KH Sholeh, pendiri pondok pesantren Al Hikam pulang lebih dulu. Keinginannya untuk meninggal di hari jumat saat adzan sholat jumat terlaksana.
Sangat jelas di depan mata kami semua, perlahan-lahan kami membimbing mengucap asma Allah, para santri melantunkan surah yasin bersamaan, dan nafas itupun terhenti. Seketika itu pula langit yang awalnya cerah, berubah mendung dan menurunkan air hujan yang cukup deras. Meskipun kami telah siap dengan kepergian beliau, tetapi rasanya belum sempat bercengkrama, belajar ilmu-ilmu Allah. Dan Aku, meninggalkan sesal yang mendalam.
Aku adalah cucu pertama, tapi aku tidak lama mempelajari apa yang beliau sampaikan pada santri-santrinya. Aku juga jarang menemui beliau, terakhir dua hari saat aku melangsungkan pertunangan. Beberapa hari sebelumnya pun aku sempat menyuapinya dengan sate kambing yang sangat beliau suka.
Sepeninggal beliau, aku baru merasakan kebaikannya. Cerita yang ku dengar dari para muridnya. Tentang seorang guru yang luar biasa. Salah satu diantaranya tentang kisah nyata seorang preman depok,sebut saja namanya om teguh.
Dulu, om teguh jadi buronan  polisi, preman kota, lalu kabur ke desa sodaranya. Sodaranya menyuruhnya mondok di pondok Al Hikam. Akhirnya datanglah dia ke rumah mbah. Di sana dia dijamu dengan baik, bahkan mbah tak menyuruhnya ngaji seperti santri yang lainnya. Membiarkannya. Kerjanya nyuri beras yang baru panen, dan sempat mau bacok-bacokan sama salah satu santri. Tapi mbah menanggapi dengan tenang. Tak pernah memarahinya. Mbah hanya berkata “apa kamu mau tetap seperti ini?sok, silahkan pikirkan” saat itulah, sedikit demi sedikit mulai berubah, pada intinya, mbah adalah sosok guru yang tegas, tak pernah menyakiti atau memaksa anak-anak keras seperti om teguh. Mengajar dengan hati. Dan sekarang om teguh menjadi orang sukses, insyaallah sebentar lagi umroh.
Kisah lainnya tentang mang gugun, pria yatim piatu yang saat ini masih menjadi santri di mbah, dulunya dia anak yang nakal, nggak pernah sholat dan ngaji, dan belum mengenal huruf hijaiyah sama sekali.  Saat itu dia melihat temannya meninggal kecelakaan, sejak itu dia berpikir kalau dia juga akan mati, tapi dia tak punya apa-apa. Akhirnya dia pulang ke rumah saudaranya, dan ingin belajar agama. Dan bertemulah dengan mbah akung. Mang gugun pun sama belajar banyak hal, saat ini dia memang belum lancer mengaji, tapi dia sudah menemukan Allah dalam hatinya. Dia tak pernah bosan mengunjungi makam mbah setiap dhuhur, membersihkan makamnya. Cinta seorang murid terhadap gurunya.
Kini, mbah tinggal cerita, tapi kebaikannya selalu dikenang. Pelajaran yang sangat penting dan amanahnya yaitu jangan menyakiti orang sedikitpun, terutama dengan kata-kata,jangan pernah mencari dunia, cari rahmat Allah, jaga istrinya, jangan pernah meninggalkan sholat dan ngaji, dan jangan mengotori rumah atau halaman orang dengan sampah.
Yang menarik adalah mbah putri, mbah putri tak sedikitpun bosan mendoakannya. Bagiku inilah kisah cinta yang sebenarnya. Kisah paling romantis diantara kisah romeo dan juliete. Beberapa bulan sebelum meninggalnya mbah, aku  dan bapak pernah mengajak mbah putri dan mbah akung ke Tasik untuk berobat mbah putri, di situ aku lihat betapa sayangnya mbah akung sama mbah putri, mbah yang aku kenal menakutkan ternyata hatinya lembut. Dan cintanya pun terbalaskan, kini, setiap pagi dan sore mbah putri tak pernah lelah dan bosan mengunjungi makamnya untuk mengaji dan berdoa. Sehari dua juz al Quran dilahapnya. Setiap pagi, saat aku sibuk berolah raga, mbah jalan kaki menuju makam mbah akung, luar biasanya beliau. Cinta mereka cinta yang akan dipertemukan kembali di surganya Allah. Semoga.

Sabtu, 19 April 2014

Tips Mengurangi Kekurangan Uang


Sebetulnya ini tulisan buat aku sendiri, dan pas banget aku lagi cari-cari something, aku buka twitter da nada lomba menulis yang temanya “All About Money”.yang diselenggarakan www.arthinkle.com . Aku pikir nggak ada salahnya aku coba. Apalagi temanya pas banget dengan yang aku rasakan saat ini. Kira-kira kamu pernah nggak sih ngerasain hal yang sama?

Pada intinya, setiap manusia selalu membutuhkan uang, nggak bisa kita sngkal. Okelah rejeki sudah ada yang mengatur, seperti kandungan dalam Al Qur’an

QS. Saba [34]: 39

”Katakanlah, ‘Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).’ Dan barang apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah sebaik-baik pemberi rezeki.”

QS. ath-Thalaaq [65]: 2–3

”Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.”

Tetapi, kita nggak bisa hanya dengan duduk-duduk, berdoa tiap waktu tanpa berusaha tiba-tiba segala kebutuhan, uang dating pada kita. Pasti semuanya melalui perantara, yaitu dengan berusaha. Semaksimal mungkin, tentu saja semuanya tak lepas dari do’a kepada yang memberi rejeki.

Nah, berdasarkan ayat tadi, bagi siapa saja yang mengalami kesulitan dengan keuangan, jangan pernah jadikan masalah itu sebagai masalah besar atau sampai bunuh diri gara-gara terlilit hutang. Karena kalau kita yakin dalam setiap masalah pasti ada penyelesaiannya, asalkan kita berusaha dan berdo’a. lalu berusaha seperti apa yang kita lakukan?? Ini yang harus kita pahami, terutama bagi pasangan / keluarga baru yang baru menikah.

1.      Rencanakan keuangan sebaik-baiknya

Yang biasanya makan tinggal am, sekarang harus mengurus keuangan rumah tangga berdua, tanpa orang tua. Atur keuangan sebaik-baiknya, mencatat setiap daftar yang ingin kamu beli, lalu dipilih lagi mana yang paling kamu butuhkan dalam jangka pendek. Misalnya:

Anggaran rumah kontrakan/kost, Anggaran kebutuhan sehari-hari seperti makan dan rumah tangga, Tabungan mendesak atau tidak terduga, Tabungan masa depan yang tidak boleh di ambil sampai tujuan itu akan di capai, dan untuk menyimpan semua itu pisahkan dalam beberapa tabungan.

2.      Mencari pekerjaan tambahan

Jika kita termasuk karyawan yang gajinya sudah pasti segitu. Maka carilah kerjaan sampingan. Banyak cara yang bisa kita lakukan dengan berpegang pada “Sembilan dari sepuluh pintu rezeki ada dalam perdagangan.

Pekerjaan itu bisa kita dapat dengan mengembangkan hobby kita, apakah itu memasak, menjahit, menulis, atau lainnya. Contoh menulis. Sering-sering buka web tentang lomba menulis, siapa tau rejekinya. Atau mengirimkan tulisan ke berbagai media. Gunakan juga keahlian dan bakat kita itu melalui jalan berdagang. Apalagi saat ini kita sudah dimudahkan oleh media internet. Jadi nggak perlu jualan dengan offline, tapi online.

3.      Mencari peluang

Terkadang, Allah sudah membukakan pintu rejeki untuk kita, tapi kitanya aja yang nggak tau, nggak mau nyoba dan nggak mau tau. Padahal semua itu adalah peluang. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan uang. Jika kita nggak punya keahlian maka sekarang banyak peluang usaha dengan modal 0, alias dropship. Mulai dari berjualan baju, undangan dan lain-lain. Tinggal bagaimana kita mengembangkannya. Allah sudah memudahkan kita, kenapa kita mempersulit dengan menutup diri?

Nah, semoga dengan tulisan ini, dapat membuka wawasan kita tentang bagaimana cara mendapatkan uang. Semua tidak semudah kata-kata, tetapi tidak ada pilihan lain selalin membuatnya mudah, sehingga kita tergerak untuk melakukannya. Selamat mencoba dan emoga kita sukses dalam dunianya masing-masing.

Sabtu, 12 April 2014

Doa Khatam Al Qur'an



suhanalloh... kalau kita menyimak dan mendalami artinya, indah sekali ayat-ayat Allah..
ini doa khatam Al Qur'an.semoga kesejahteraan milik kita semua umat islam.
Ya Allah, curahkanlah rahmat kepadaku dengan Al QUr’an, dan jadikanlah Al Qur’an sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku,
Ya Allah, ingatkanlah aku terhadap apa yang telah aku lupakan dari Al Qur’an. Ajarilah apa-apa yang belum aku ketahui dari Al Qor’an. Anugrahilah aku kemampuan untuk senantiasa membacanya sepanjang malam dan siang. Jadikanlah Alquran Hujah bagiku (yang dapat menyelamatkanku) wahai Tuhan seru sekalian alam.
Ya Allah, benahilah (pengetahuan dan pengalaman) agamaku, yang akan menjadi penjaga urusanku. Benahilah duniaku tempat aku mencari penghidupan. Baguskanlah kehidupan akhiratku, tempat aku kembali. Jadikanlah hidupku sebagai tempat untuk melaksanakan segala kebajikan dan jadikanlah matiku sebagai pemutus keburukan
Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku(agar menjadi amal yang terbaik)di akhir usiaku, hariku yang terbaik adalah disaat aku bertemu denganMu kelak
Ya Allah, aku memohon hidup yang  nyaman, mati yang tenang, dan tempat kembali (Akhirat) yang tidak memalukan dan menghinakan
Ya Allah, aku meminta permintaan yang terbaik,permohonan terbaik, keberhasilan terbaik, ilmu terbaik, amal terbaik, pahala terbaik, kehidupan terbaik, kematian terbaik, dan tetapkanlah aku dalam semua kebaikan itu. Beratkanlah timbangan (amal baikku), kukuhkanlah imanku, tinggikanlah derajatku, terimalah sholatku,ampunilah kesalahan-kesalahanku, dan aku memohon surge yang paling tinggi kepada-Mu
Ya Allah, pastikanlah aku memperoleh rahmatMu, meraih ampunanMu, terbebas dari segala dosa, mendapat manfaat dari segala kebaikan, meraup keuntungan berupa surga, dan terlepas dari siksa neraka,
Ya Allah baguskanlah akhir semua amal kami serta jauhkanlah kami dari hinanya dunia dan siksa akhirat
Ya Allah berikanlah kami rasa takut kepadaMU yang akan menghalangi kami dari berbuat maksiat
Anugrahilah kami ketaatankepadaMu yang akan mengantarkan kami memasuki surgaMu
Curahkanlah keyakinan sehinggameringankan musibah hidup yang menimpa kami
Limahilah kami kepuasan dengan pendengaran, penglihatan dan kesehatan selama engkau menghidupkan kami, serta jadikanlah semuanya menjadi warisan bagi kami
Hadirkanlah seorang penuntut bagi siapa saja yang menzalimi kami. Tolonglah kami dalam menghadapi orang-orang yang memusuhi kami, ,janganlah engkau jadikan dunia sebagai tujuan hidup kami, dan tidak pula tujuan ilmu kami, janganlah engkau jadikan musibah dalam agama kami , janganlah engkau tempatkan kami dibawah kekusasaan orang-orang yang memusuhi kami
Ya Allah janganlah engaku sisakan secuil dosa (bagiku) melainkan Engkau ampuni semuanya, jangan;ah Engkau tinggalkan sebersit keraguanpun (bagiku)  melainkan engkau hilangkan semuanya
Janganlah engkau tinggalkan sepeser hutang pun (bagiku), melainkan Engkau lunasi semuanya, janganlah engkau abaikan semua kebutuhan dunia dan akhiratku, melainkan engkau penuhi semuanya
Wahai dzat yang maha pengasih dari segala yang pengasih,
Ya Tuhan kami, anugrahilah kami kebaikan di dunia dan akhirat, serta jagalah kami dari siksa api neraka, semoga Allah mencurahkan sholawat atas Nabi Muhammad, keluarganya dan para sahabatnya yang terpilih, serta salam yang melimpah ruah. Aamiin..

Kamis, 02 Januari 2014

menjadi wanita seperti apakah?

mengutip dari note dian sastrowardoyo bahwa "entah akan menjadi ibu rumah tangga atau wanita karier, seorang wanita harus berpendidikan tinggi"
ya, aku rasa demikian, aku nggak mau menjadi anak yang menggantungkan semuanya kepada orang tua, menjadi istri yang hanya minta uang suami, nggak.
entah akan menjadi apa nantinya... sejujurnya aku sangat menikmati berada di rumah, menjadi ibu rumah tangga nantinya, menggurus rumah, anak-anak dan suami. dan lebih fokus dengan bisnis online yang aku jalani. tetapi aku suka bertemu anak-anak, berbagi pengalaman dan cerita, karena aku ingin anak-anak seperti mereka bisa tumbuh menjadi anak yang hebat, bukan lagi berfikir pendidikan mahal, tapi demi pendidikan apapun dilakukan. aku nggak mau mereka terus tertinggal.
jadi aku bertekad, untuk menjadi guru, tak peduli PNS atau bukan, karena aku percaya rejeki bukan hanya dari seorang pegawai berpangkat tinggi, PNS, karyawan swasta diperusahaan besar, bukan.
aku ingin menjadi istri yang bisa membuat masakan enak untuk suami, menjadi ibu yang masakannya lebih dipilih dibandingkan jajanan di luar, membuat rumah nyaman meskipun harus berpeluh keringat membersihkan rumah, tapi tetap menjalankan niat memberi banyak inspirasi untuk anak-anak orang lain, memberi inspirasi dalam kelas kecil dan tetap menjalankan bisnis online dan VSI.
ya ini pilihanku,
dulu..aku ingin menjadi pegawai swasta bergaji besar, tapi itu pasti akan menyita waktu banyak. jadi..ya seperti tadi pilihanku.
menjadi wanita hebat untuk suami, anak-anak, dan orang tua kami nanti:) aaminn..