Sebetulnya
ini tulisan buat aku sendiri, dan pas banget aku lagi cari-cari something, aku
buka twitter da nada lomba menulis yang temanya “All About Money”.yang
diselenggarakan www.arthinkle.com
. Aku pikir nggak ada salahnya aku coba. Apalagi temanya pas banget dengan yang
aku rasakan saat ini. Kira-kira kamu pernah nggak sih ngerasain hal yang sama?
Pada
intinya, setiap manusia selalu membutuhkan uang, nggak bisa kita sngkal. Okelah
rejeki sudah ada yang mengatur, seperti kandungan dalam Al Qur’an
QS. Saba [34]: 39
”Katakanlah,
‘Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di
antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).’ Dan
barang apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah
sebaik-baik pemberi rezeki.”
QS. ath-Thalaaq [65]: 2–3
”Barang
siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.
Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.”
Tetapi,
kita nggak bisa hanya dengan duduk-duduk, berdoa tiap waktu tanpa berusaha
tiba-tiba segala kebutuhan, uang dating pada kita. Pasti semuanya melalui
perantara, yaitu dengan berusaha. Semaksimal mungkin, tentu saja semuanya tak
lepas dari do’a kepada yang memberi rejeki.
Nah,
berdasarkan ayat tadi, bagi siapa saja yang mengalami kesulitan dengan
keuangan, jangan pernah jadikan masalah itu sebagai masalah besar atau sampai
bunuh diri gara-gara terlilit hutang. Karena kalau kita yakin dalam setiap
masalah pasti ada penyelesaiannya, asalkan kita berusaha dan berdo’a. lalu
berusaha seperti apa yang kita lakukan?? Ini yang harus kita pahami, terutama
bagi pasangan / keluarga baru yang baru menikah.
1. Rencanakan
keuangan sebaik-baiknya
Yang
biasanya makan tinggal am, sekarang harus mengurus keuangan rumah tangga
berdua, tanpa orang tua. Atur keuangan sebaik-baiknya, mencatat setiap daftar
yang ingin kamu beli, lalu dipilih lagi mana yang paling kamu butuhkan dalam
jangka pendek. Misalnya:
Anggaran
rumah kontrakan/kost, Anggaran kebutuhan sehari-hari seperti makan dan rumah
tangga, Tabungan mendesak atau tidak terduga, Tabungan masa depan yang tidak
boleh di ambil sampai tujuan itu akan di capai, dan untuk menyimpan semua itu
pisahkan dalam beberapa tabungan.
2. Mencari
pekerjaan tambahan
Jika
kita termasuk karyawan yang gajinya sudah pasti segitu. Maka carilah kerjaan
sampingan. Banyak cara yang bisa kita lakukan dengan berpegang pada “Sembilan
dari sepuluh pintu rezeki ada dalam perdagangan.“
Pekerjaan
itu bisa kita dapat dengan mengembangkan hobby kita, apakah itu memasak,
menjahit, menulis, atau lainnya. Contoh menulis. Sering-sering buka web tentang
lomba menulis, siapa tau rejekinya. Atau mengirimkan tulisan ke berbagai media.
Gunakan juga keahlian dan bakat kita itu melalui jalan berdagang. Apalagi saat
ini kita sudah dimudahkan oleh media internet. Jadi nggak perlu jualan dengan
offline, tapi online.
3. Mencari
peluang
Terkadang,
Allah sudah membukakan pintu rejeki untuk kita, tapi kitanya aja yang nggak
tau, nggak mau nyoba dan nggak mau tau. Padahal semua itu adalah peluang. Banyak
cara yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan uang. Jika kita nggak punya
keahlian maka sekarang banyak peluang usaha dengan modal 0, alias dropship. Mulai
dari berjualan baju, undangan dan lain-lain. Tinggal bagaimana kita
mengembangkannya. Allah sudah memudahkan kita, kenapa kita mempersulit dengan
menutup diri?
Nah,
semoga dengan tulisan ini, dapat membuka wawasan kita tentang bagaimana cara
mendapatkan uang. Semua tidak semudah kata-kata, tetapi tidak ada pilihan lain
selalin membuatnya mudah, sehingga kita tergerak untuk melakukannya. Selamat mencoba
dan emoga kita sukses dalam dunianya masing-masing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar