Sabtu, 19 April 2014

Tips Mengurangi Kekurangan Uang


Sebetulnya ini tulisan buat aku sendiri, dan pas banget aku lagi cari-cari something, aku buka twitter da nada lomba menulis yang temanya “All About Money”.yang diselenggarakan www.arthinkle.com . Aku pikir nggak ada salahnya aku coba. Apalagi temanya pas banget dengan yang aku rasakan saat ini. Kira-kira kamu pernah nggak sih ngerasain hal yang sama?

Pada intinya, setiap manusia selalu membutuhkan uang, nggak bisa kita sngkal. Okelah rejeki sudah ada yang mengatur, seperti kandungan dalam Al Qur’an

QS. Saba [34]: 39

”Katakanlah, ‘Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).’ Dan barang apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah sebaik-baik pemberi rezeki.”

QS. ath-Thalaaq [65]: 2–3

”Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.”

Tetapi, kita nggak bisa hanya dengan duduk-duduk, berdoa tiap waktu tanpa berusaha tiba-tiba segala kebutuhan, uang dating pada kita. Pasti semuanya melalui perantara, yaitu dengan berusaha. Semaksimal mungkin, tentu saja semuanya tak lepas dari do’a kepada yang memberi rejeki.

Nah, berdasarkan ayat tadi, bagi siapa saja yang mengalami kesulitan dengan keuangan, jangan pernah jadikan masalah itu sebagai masalah besar atau sampai bunuh diri gara-gara terlilit hutang. Karena kalau kita yakin dalam setiap masalah pasti ada penyelesaiannya, asalkan kita berusaha dan berdo’a. lalu berusaha seperti apa yang kita lakukan?? Ini yang harus kita pahami, terutama bagi pasangan / keluarga baru yang baru menikah.

1.      Rencanakan keuangan sebaik-baiknya

Yang biasanya makan tinggal am, sekarang harus mengurus keuangan rumah tangga berdua, tanpa orang tua. Atur keuangan sebaik-baiknya, mencatat setiap daftar yang ingin kamu beli, lalu dipilih lagi mana yang paling kamu butuhkan dalam jangka pendek. Misalnya:

Anggaran rumah kontrakan/kost, Anggaran kebutuhan sehari-hari seperti makan dan rumah tangga, Tabungan mendesak atau tidak terduga, Tabungan masa depan yang tidak boleh di ambil sampai tujuan itu akan di capai, dan untuk menyimpan semua itu pisahkan dalam beberapa tabungan.

2.      Mencari pekerjaan tambahan

Jika kita termasuk karyawan yang gajinya sudah pasti segitu. Maka carilah kerjaan sampingan. Banyak cara yang bisa kita lakukan dengan berpegang pada “Sembilan dari sepuluh pintu rezeki ada dalam perdagangan.

Pekerjaan itu bisa kita dapat dengan mengembangkan hobby kita, apakah itu memasak, menjahit, menulis, atau lainnya. Contoh menulis. Sering-sering buka web tentang lomba menulis, siapa tau rejekinya. Atau mengirimkan tulisan ke berbagai media. Gunakan juga keahlian dan bakat kita itu melalui jalan berdagang. Apalagi saat ini kita sudah dimudahkan oleh media internet. Jadi nggak perlu jualan dengan offline, tapi online.

3.      Mencari peluang

Terkadang, Allah sudah membukakan pintu rejeki untuk kita, tapi kitanya aja yang nggak tau, nggak mau nyoba dan nggak mau tau. Padahal semua itu adalah peluang. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan uang. Jika kita nggak punya keahlian maka sekarang banyak peluang usaha dengan modal 0, alias dropship. Mulai dari berjualan baju, undangan dan lain-lain. Tinggal bagaimana kita mengembangkannya. Allah sudah memudahkan kita, kenapa kita mempersulit dengan menutup diri?

Nah, semoga dengan tulisan ini, dapat membuka wawasan kita tentang bagaimana cara mendapatkan uang. Semua tidak semudah kata-kata, tetapi tidak ada pilihan lain selalin membuatnya mudah, sehingga kita tergerak untuk melakukannya. Selamat mencoba dan emoga kita sukses dalam dunianya masing-masing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar