Gema takbir berkumandang...Allah hu akbar Allahhu akbar... Allahhu akbar..laa..ilaaha illalahhuallah hu akbar...Allahhu akbar walillahilham..
Malam ini..dalm keheningan malam...dan sudah hampir 23 tahun aku sendiri menikmati malam takbiran di rumah, sebenarnya tidak sendiri tetapi bersama keluarga tercinta.. tak ada yang berbeda..
Dan..dalam hening ini... pikiranku selalu tertuju pada sebuah nama yang tertulis di lauhul mahfudz..
Seseorang yang akan menemani malam-malamku, malam takbiran bersamanya..kapan itu terjadi yaa Allah.. aku sangat merindukan saat itu.., dan yang aku maknai dari hari esok adalah ketika semua orang saling bermaafan satu dengan yang lainnya..tapi entah kenapa, aku sedikit kurang menyukai tradisi ini.. karena begitu sebentar dan mudahnya kata maaf itu keluar..lalu kesalahan itu akan kembali terulang. Yah. Mungkin benar, manusia tempat salah dan lupa, tapi...jauh dari ini semua...kata maaf ini akan menjadi tanggung jawab kita kah??? Seperti apakah keikhlasan dalam meminta maaf dan memaafkan...
Jujur saja, hal yang paling sulit aku jalani dalam hidup adalah belajar untuk ikhlas...salah satunya adlaah keikhlasan dalam memaafkan..memaafkan orang yang terlalu banyak menyakiti..
Lalu bagaimana caranya?????

Tidak ada komentar:
Posting Komentar